Pemkab Pasaman Resmi Buka Program Bajak Gratis 2026
PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pertanian resmi membuka pendaftaran Program Layanan Bajak Gratis Tahun 2026 bagi masyarakat dan kelompok tani di Kabupaten Pasaman.
Informasi tersebut tertuang dalam surat resmi Bupati Pasaman Nomor 500.6/90/DISTAN/2026 tertanggal 4 Mei 2026 tentang Pendaftaran Layanan Bajak Gratis Tahun 2026.
Program ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mendukung sektor pertanian dan membantu para petani meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
Pendaftaran Dilakukan Secara Online Melalui Aplikasi BAGUS
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Bajak Gratis Untuk Semua (BAGUS).
Masyarakat yang ingin mendaftar dapat mengakses laman resmi berikut:
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 10 Mei hingga 25 Mei 2026.
Berikut Syarat Penerima Program Bajak Gratis
Pemerintah Kabupaten Pasaman menetapkan beberapa persyaratan bagi calon penerima program, di antaranya:
- Memiliki KTP Kabupaten Pasaman
- Tergabung dalam kelompok tani dan mengusulkan RDKK
- Terdaftar dalam DTSEN Desil 1
Program ini diharapkan tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat petani yang membutuhkan dukungan pengolahan lahan pertanian.
Camat dan Wali Nagari Diminta Sosialisasikan Program
Surat pemberitahuan tersebut juga ditujukan kepada Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian, Camat se-Kabupaten Pasaman, Wali Nagari, serta kelompok tani agar dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Pemerintah berharap seluruh pihak terkait dapat membantu proses sosialisasi sehingga program bajak gratis dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat petani di Pasaman.
Dukung Produktivitas dan Ketahanan Pangan Daerah
Program Bajak Gratis menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan hasil pertanian serta penguatan ketahanan pangan daerah.
Dengan bantuan pengolahan lahan secara gratis, petani diharapkan dapat mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pasaman.
