Wabup Pasaman Hadiri Pelepasan Santri dan Wisuda Tahfiz
PASAMAN – Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, menghadiri kegiatan pelepasan santriwan dan santriwati kelas VI sekaligus wisuda tahfiz Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Tahun Ajaran 2025/2026, Sabtu (2/5/2026).
Acara berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri para orang tua santri, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, hingga jajaran pengurus pondok pesantren.
Dihadiri Unsur Pemerintah dan Tokoh Masyarakat
Selain Wakil Bupati, kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kepala Bagian Kesra, Camat setempat, Wali Nagari, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren dan pembinaan generasi muda Islami di Kabupaten Pasaman.
Parulian: Jadilah Generasi Qurani yang Berakhlak
Dalam sambutannya, H. Parulian Dalimunthe menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan dan berhasil mengikuti wisuda tahfiz.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi Qurani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, wisuda tahfiz bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk membangun karakter dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Pendidikan Pesantren Dukung Visi Pasaman Berkarakter
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam mendukung visi pembangunan daerah menuju Pasaman yang bangkit, berkarakter, maju, dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.
Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua Santri
Dalam kesempatan tersebut, Parulian turut menyampaikan penghargaan kepada para guru, ustaz, dan orang tua santri yang telah berperan besar dalam pendidikan anak-anak.
Ia juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh lulusan menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan Kabupaten Pasaman.
