Pasaman — Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe secara resmi menyambut kedatangan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat di Masjid Nurul Huda, Jorong Dua Koto, Nagari Simpang Tonang Selatan, Rabu (tanggal acara). Dalam sambutannya, Wabup Parulian menyebut Dua Koto sebagai kawasan yang kaya akan tokoh intelektual dan pemikir agama yang berpengaruh.
Wabup Parulian menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Dua Koto sebagai salah satu titik kunjungan safari Ramadan. Ia menjelaskan bahwa keberadaan tokoh-tokoh intelektual dari daerah ini telah memberikan kontribusi penting bagi penguatan keagamaan, pendidikan Islam, dan pembinaan masyarakat.
“Dua Koto bukan hanya wilayah biasa, tetapi gudang tokoh intelektual yang telah berperan besar dalam pembentukan karakter keagamaan umat Islam di Pasaman dan sekitarnya,” ujar Wabup Parulian di hadapan jamaah yang memadati lokasi acara.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadan Provinsi yang dipimpin oleh pejabat provinsi menggelar tausiyah dan tausiah di masjid setempat. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Pasaman, termasuk pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara keagamaan.
Kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wahana untuk berbagi informasi tentang penguatan nilai keagamaan, sosial budaya, dan program pemerintah yang menyentuh kehidupan umat.
Wabup Parulian juga menyinggung pentingnya terus meningkatkan kualitas dakwah di tengah masyarakat agar generasi muda tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu memperdalam ilmu agama dan memperkuat ukhuwah Islamiyah sesama umat.
Acara ditutup dengan jamuan buka puasa bersama dan sesi doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, yang berharap agar Safari Ramadan terus hadir sebagai semangat pembinaan sosial dan keagamaan di Kabupaten Pasaman.
