InfoPasaman.com — Anggota Komisi III DPR RI Benny Utama meminta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memperkuat keberadaan Bhabinkamtibmas di seluruh Indonesia. Menurutnya, penambahan personel diperlukan agar kehadiran polisi semakin dekat dengan masyarakat, terutama di tingkat desa dan nagari.
Benny menilai Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Penguatan personel di lini terdepan kepolisian itu juga dinilai sejalan dengan program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.
Benny Utama Soroti Keterbatasan Personel
Benny mengungkapkan, jumlah Bhabinkamtibmas di Indonesia saat ini berada di kisaran 41 ribu personel, sedangkan jumlah desa mencapai sekitar 85 ribu. Dengan kondisi tersebut, cakupan personel Bhabinkamtibmas baru sekitar 49 persen dari jumlah desa yang ada.
Kesenjangan tersebut menjadi perhatian karena keberadaan petugas di tingkat desa dan nagari dibutuhkan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus merespons persoalan keamanan sejak dini.
Benny meminta penguatan Bhabinkamtibmas menjadi perhatian Kapolri agar pelayanan kepolisian dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Polisi Diminta Humanis dan Dekat dengan Warga
Selain jumlah personel, Benny juga menekankan pentingnya karakter anggota yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas.
Menurutnya, petugas perlu memiliki pendekatan humanis dan mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi modal untuk memahami persoalan di lingkungan warga dan menjaga komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membangun kepercayaan warga terhadap institusi kepolisian.
Sejalan dengan Program Kapolri Suyudi Ario Seto
Dorongan Benny disampaikan setelah Suyudi Ario Seto resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026.
Suyudi membawa program “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan penekanan pada peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, dan penguatan hubungan antara polisi dan warga.
Dalam pernyataan setelah pelantikan, Suyudi menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat serta kemampuan merespons persoalan kamtibmas secara cepat.
Penguatan Bhabinkamtibmas menjadi salah satu aspek yang disoroti Benny untuk mendukung arah kebijakan tersebut. Menurutnya, kedekatan polisi dengan masyarakat perlu diikuti ketersediaan personel yang memadai di lapangan.
Penguatan Bhabinkamtibmas Jadi Pekerjaan Rumah Polri
Tantangan penguatan Bhabinkamtibmas tidak hanya terletak pada penambahan jumlah anggota, tetapi juga pemerataan penugasan dan kualitas pelayanan.
Dengan cakupan yang belum mencapai separuh jumlah desa berdasarkan angka yang disampaikan Benny, penguatan personel menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya menghadirkan pelayanan keamanan hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Benny berharap Kapolri dapat memperkuat fungsi tersebut sehingga semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dapat diwujudkan melalui kehadiran petugas yang lebih merata, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
