PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus berupaya keras untuk mengangkat potensi komoditas unggulan daerah ke pasar internasional. Saat ini, fokus utama adalah pada gambir, yang kualitasnya diyakini mampu bersaing di pasar ekspor.
Upaya ini dicanangkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, yang menegaskan bahwa Gambir Pasaman memiliki kualitas yang mumpuni untuk memenuhi standar pasar global.
Jaminan Kualitas dan Potensi Pasar Global
Bupati Welly Suhery menyatakan bahwa gambir merupakan salah satu komoditas penting yang menopang perekonomian sebagian besar masyarakat Pasaman. Oleh karena itu, Pemkab Pasaman berkomitmen untuk memastikan kualitas produk gambir yang diekspor terjamin, mulai dari proses budidaya hingga pengemasan.
“Gambir dari Pasaman punya kualitas. Tugas kita sekarang adalah memastikan sistem produksi dan rantai pasoknya memenuhi standar ekspor. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan nilai jual dan pendapatan para petani kita,” ujar Bupati Welly.
Upaya ekspor gambir ini adalah langkah strategis Pemkab Pasaman untuk memperluas jangkauan pasar dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik. Diharapkan, dengan terbukanya keran ekspor, harga jual gambir di tingkat petani akan stabil dan cenderung meningkat, memberikan dampak kesejahteraan yang signifikan.
Langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Pasaman mencakup fasilitasi sertifikasi, peningkatan kapasitas petani dalam pengolahan pascapanen, serta menjalin komunikasi aktif dengan pihak eksportir dan lembaga terkait.
Pemkab Pasaman mengajak seluruh stakeholder terkait, termasuk para petani dan pelaku usaha gambir, untuk bersinergi mendukung program ekspor ini demi mewujudkan visi Pasaman yang makmur dan berdaya saing global.
