Lubuk Sikaping, Pasaman — Perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman terhadap para jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Pasaman Welly Suhery, didampingi Kepala Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pasaman Mukhsinin, menyapa langsung jemaah haji Kloter 10 asal Kabupaten Pasaman melalui pertemuan virtual via Zoom pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan ini digelar dari Ruang Balerong Pusako Anak Nagari, Rumah Dinas Bupati Pasaman. Indonesiasatu
Dua Jemaah Wafat di Tanah Suci
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kloter 10 melaporkan bahwa dari total 193 jemaah haji asal Kabupaten Pasaman yang diberangkatkan tahun ini, saat ini tersisa 191 orang. Dua jemaah dilaporkan telah wafat di Tanah Suci, yakni Sofyan dan Samsul. Keduanya telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi, serta penghormatan dan doa dari seluruh rombongan haji dan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Sigapnews
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian dua jemaah tersebut. Ia mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Sigapnews
Tak berhenti di sana, sebagai wujud empati dan kepedulian, Bupati Welly juga mengunjungi langsung rumah duka masing-masing keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka. Sigapnews
Pantau Kondisi Jemaah Secara Langsung
Selain menyampaikan duka cita, Bupati Welly turut mengungkapkan rasa perhatian dan kerinduannya yang tulus kepada seluruh jemaah haji Pasaman yang sedang khusyuk beribadah di Makkah dan Madinah. Dalam dialog virtual tersebut, ia menanyakan perihal kondisi kesehatan, kelancaran ibadah, serta kualitas pelayanan yang diterima para jemaah. Indonesiasatu
“Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memantau kondisi seluruh jemaah haji. Kami berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, seluruh jemaah dalam keadaan sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Bupati Welly. Indonesiasatu
Kegiatan sapaan virtual ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memastikan seluruh warganya yang menunaikan rukun Islam kelima mendapatkan perhatian penuh, bahkan dari jarak ribuan kilometer. Pemkab Pasaman berharap 191 jemaah yang masih berada di Tanah Suci dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan selamat dan kembali ke kampung halaman sebagai haji mabrur.
