61 Warga Pasaman Siap Meniti Karier di Jepang
PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Sebanyak 61 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Pasaman secara resmi dilepas untuk bekerja di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja luar negeri yang difasilitasi pemerintah daerah.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery sebagai bagian dari upaya memperluas akses lapangan kerja berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peluang Kerja Global Jadi Solusi Pengurangan Pengangguran
Bupati Welly Suhery menyampaikan bahwa peningkatan kesempatan kerja merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah. Oleh karena itu, berbagai peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri, terus didorong agar dapat dimanfaatkan oleh generasi muda Pasaman.
Menurutnya, bekerja di luar negeri tidak hanya memberikan pengalaman profesional, tetapi juga membuka kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, penguasaan bahasa asing, serta wawasan global yang dapat menjadi modal berharga di masa depan.
Program penempatan CPMI ke Jepang dinilai menjadi salah satu solusi dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Pesan Bupati: Jaga Nama Baik Pasaman dan Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Welly berpesan agar seluruh CPMI menjaga disiplin, etos kerja, serta nama baik Kabupaten Pasaman selama bekerja di Jepang.
Ia mengingatkan bahwa para pekerja tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga mewakili daerah dan bangsa Indonesia di mata dunia internasional.
Selain itu, para CPMI diminta untuk memanfaatkan kesempatan bekerja di luar negeri sebagai sarana belajar dan meningkatkan kemampuan yang nantinya dapat diterapkan ketika kembali ke tanah air.
Program Sejalan dengan Misi Peningkatan SDM
Pemerintah Kabupaten Pasaman menilai pengiriman tenaga kerja terampil ke luar negeri merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang lebih kompetitif.
Melalui berbagai program pelatihan dan kerja sama dengan lembaga penyalur tenaga kerja resmi, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang layak sesuai kebutuhan pasar kerja global.
Upaya tersebut juga sejalan dengan visi daerah dalam menciptakan generasi muda yang produktif, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Diharapkan Berdampak pada Perekonomian Keluarga
Keberangkatan puluhan CPMI ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi individu yang bekerja, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian keluarga dan daerah.
Pendapatan yang diperoleh dari luar negeri dapat menjadi sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di kampung halaman.
Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang kerja berkualitas secara legal, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.
